, ,

Di Balik Adukan Semen TMMD ke-130, Ada Harapan Suroto untuk Rumah Layak Huni



 Labuhanbatu Selatan -  Harapan untuk memiliki rumah yang aman dan nyaman perlahan mulai menemukan pijakannya. Di Dusun Simpang Mulia, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, deru aktivitas pembangunan menjadi saksi perjuangan Suroto (62) untuk mewujudkan impian sederhana yang selama ini sulit ia capai sendiri.


Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130, personel Satgas Kodim 0209/Labuhanbatu mulai melaksanakan pengecoran pondasi rumah milik Suroto, Jumat (23/10/2026).


Tahapan ini menjadi awal penting dalam membangun kembali rumah yang sebelumnya berdiri dalam kondisi rapuh tanpa pondasi yang memadai.


Bagi Suroto, pembangunan tersebut bukan sekadar perbaikan fisik bangunan. Lebih dari itu, ada harapan besar untuk memiliki tempat tinggal yang lebih kokoh, sehingga dirinya bersama keluarga dapat menjalani kehidupan dengan rasa aman dan nyaman.


Di lokasi pengerjaan, personel Satgas TMMD bekerja dengan penuh ketelitian. Rangkaian besi beton dipasang, adukan semen disiapkan, lalu dituangkan dan diratakan untuk membentuk pondasi yang kuat. Setiap tahapan dikerjakan secara cermat agar menjadi dasar yang kokoh bagi pembangunan dinding hingga atap rumah nantinya.


Perlahan, bagian demi bagian mulai terbentuk. Pondasi yang sebelumnya belum memadai kini diperkuat melalui kerja nyata para prajurit. Di balik adukan semen dan besi beton yang tertanam, tersimpan harapan agar rumah Suroto kelak mampu memberikan perlindungan yang lebih baik bagi keluarganya.


Semangat personel Satgas TMMD pun terlihat dalam setiap proses pengerjaan. Mereka terus mengaduk, mengangkut, dan meratakan material demi memastikan pembangunan berjalan dengan baik. Meski pekerjaan menguras tenaga, pengabdian kepada masyarakat menjadi dorongan untuk menuntaskan setiap tahapan pembangunan.


Bagi para prajurit, membantu membangun rumah warga bukan hanya tentang menyusun material menjadi sebuah bangunan. Ada kepedulian yang diwujudkan melalui tenaga dan kebersamaan. Inilah salah satu gambaran kemanunggalan TNI dengan rakyat, ketika pengabdian hadir secara nyata untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.


Di tengah proses pembangunan itu, rasa syukur terpancar dari Suroto. Warga berusia 62 tahun tersebut mengaku bersyukur karena rumahnya kini mulai dibangun dengan pondasi yang lebih memadai.


“Selama ini rumah kami tidak menggunakan pondasi yang kuat. Sekarang, berkat bantuan Bapak-Bapak TNI, rumah kami mulai dibangun dari bawah agar lebih kokoh. Saya berharap pondasi rumah ini nantinya sekuat harapan saya untuk bisa tinggal dengan aman dan nyaman bersama keluarga,” ungkap Suroto.


Dengan penuh haru, ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel Satgas TMMD yang telah membantu pembangunan rumahnya.


“Rumah yang dahulu rapuh, insyaallah akan segera berdiri kokoh. Terima kasih kepada Satgas TMMD yang telah membantu kami dengan penuh semangat dan keikhlasan. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan Bapak-Bapak TNI,” tuturnya.


Sehari-hari, Suroto bekerja sebagai buruh harian lepas dengan merawat bibit milik warga setempat, termasuk milik Pak Paring. Dengan penghasilan dari pekerjaan tersebut, membangun rumah yang kokoh tentu bukan perkara mudah. Karena itu, bantuan melalui program TMMD menjadi kesempatan berharga untuk mewujudkan impian yang selama ini diharapkannya.


Kini, pengecoran pondasi menjadi langkah awal menuju perubahan yang lebih baik. Masih ada tahapan pembangunan yang harus dilalui, tetapi harapan Suroto telah tumbuh seiring dimulainya pekerjaan dari bagian paling mendasar sebuah rumah.


Program TMMD ke-130 Kodim 0209/LB kembali menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berbicara tentang batu, semen, dan besi beton. Di balik setiap pekerjaan, ada kehidupan masyarakat yang ingin diperbaiki, ada keluarga yang mendambakan tempat tinggal layak, dan ada pengabdian yang diwujudkan melalui tindakan nyata.


Dari Dusun Simpang Mulia, Desa Aek Batu, kisah Suroto menjadi pengingat bahwa rumah yang kokoh membutuhkan pondasi yang kuat. Begitu pula harapan, yang akan semakin teguh ketika diperjuangkan bersama.


Bagi Suroto, pondasi yang kini dicor bukan sekadar dasar bangunan, melainkan awal dari impian untuk hidup lebih aman dan nyaman bersama keluarga. Sementara bagi Satgas TMMD, setiap bagian yang dibangun menjadi wujud kepedulian sekaligus bukti bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat terus dirawat melalui kerja nyata.(*)

Share:

No comments:

Post a Comment